Disuatu ketika bocil sedang memakan permen kesukaan, melintasi sisi ibukota yang semakin padat karena banyaknya kendaraan. apalagi ditambahnya populasi masyarakat yang semakin meningkat dan tak terkendali. bocil terus berjalan mengendarai sebuah motor butut yg menemaninya setiap saat bepergian tanpa memikirkan apapun yang ada disekelilingnya. bocil hanya memikirkan dirinya dan permen kesukaannya tentunya.
entah kenapa ketika pertama kali mencoba permen tersebut, bocil merasa seperti ada sesuatu yang berubah dalam dirinya. permen itu seperti moodbooster yang memberi tambahan semangat ketika suasana hati sedang murung atau gundah sekalipun. permen yang lumayan mahal dan susah dicari namun bocil sangat menyukainya. sudah hampir kira2 1 tahun bocil mencari permen seperti ini. permen2 lain rasanya tidak ada yang seperti ini, tak ada yang mengalahkan rasa permen yang satu ini. 'apa gw manusia yang normal sehingga bisa jatuh cinta terhadap sebuah permen?'.
anehnya, bocil selalu membeli permen tersebut. padahal sudah tahu permen itu mahal dan susah dicari. pernah waktu itu bocil sempat kehabisan permen tersebut dan tiba tiba hilang dipasaran. bocil panik bukan main, karena bocil sudah merasa ketergantungan akan permen tersebut. bocil mencari sekuat tenaganya tanpa memikirkan apa yang menghalanginya. mencari disetiap sudut jakarta sudah dilakukannya,namun hasilnya tetap nihil!akhirnya bocil memutuskan untuk tidak mencarinya di jakarta. dia mencoba keluar kota, berharap di luar kota penjualan akan permen tersebut tidak terlalu laku dipasaran dan bisa menemukannya dengan mudah. namun hasilnya pun tetap sama. permen tersebut sangat langka sekarang. bocil tak patah semangat, dia pun mencoba melakukan perjalanan keluar negri untuk mencari permen tersebut. tekad bocil sudah bulat, bocil pun berusaha bepergian keluar negeri hanya untuk mencari permen dengan jenis dan rasa yang sama. bocil mencari cari di internet negara mana saja terkenal dengan permennya. setelah melakukan pencarian dan bertanya kepada 'tuhan baru" yang biasa disebut dengan yahoo akhirnya bocil menemukan tempat tujuannya. di Italy terdapat sebuah toko permen yang menjual segala jenis permen di seluruh dunia. toko yang kecil, namun didalamnya terdapat beribu ribu jenis permen. bocil melakukan perjalanan ke Italy.
setelah kira2 2 hari melakukan perjalanan, akhirnya bocil sampai di milan lanite international airport yang berada di kota milan. karena lelah akan perjalanan yang sangat panjang.bocil mencari tempat menginap pada malam itu. tak disangka, disana bocil menemukan hotil yang sangat murah menurutnya. walaupun kecil, namun sangat nyaman untuk ditempati. setelah beristirahat semalaman, keesokan harinya bocil pun langsung bersiap siap melakukan pencarian toko permen tersebut. menurut 'tuhan baru'(kenapa gw menamakannya tuhan baru?karena setiap keyword yang kita tulis, pasti mengeluarkan sebuah jawaban) alamat toko permen itu i 30 Corso d'Augusto,Rimini 47900 ,italy. tak sungkan sungkan bocil bertanya kepaa penuduk sekitar engan menggunakan bahasa inggris semampunya. setelah 3 jam melakukan pertanyaan kepada penduduk sekitar, bocil akhirnya menemukan tempat toko permen itu berada.
usaha bocil tak sia sia, ia berhasil menemukan permen itu disana. tanpa malu malu, bocil membeli permen itu semuanya. berharap ia tak akan kehabisan permen itu sampai jangka waktu 2 tahun. bocil membeli permen tersebut hingga 2 tas yang biasa bocil gunakan pada saat backpackeran. terlihat sedikit berlebihan, namun apa yang kalian tahu tentang perasaan bocil terhadap permen tersebut?. apa yang dicarinya sudah ditemuinya di Italy. bocil memutuskan langsung kembali ke hotel untuk bersiap siap melakukan perjalanan kembali ke tanah air tercinta, Indonesia.
sesampainya di bandara soekano-hatta, bocil merasa sangat senang dan gembira. karena usaha yang dilakukannya tidak sia sia, semua berjalan dengan lancar. tanpa pikir panjang, bocil memanggil sebuah taksi dan memasukkan kedua tas backpacker yang penuh berisi dengan permen tersebut ke bagasi mobil. sesampainya dirumah, bocil kaget bukan kepalang, karena rumah yang biasanya sepi, nampak ramai oleh keluarga. terlihat disana tampang tampang yang khawatir akan sesuatu. bocil memutuskan untuk memasuki rumah dan bertanya apa yang terjadi. setelah memasuki rumah, semua orang tersentak kaget,
'dari mana saja kamu nak?mama khawatir sama km?km tak apa apa kan?'kata nyokap sambil memeluknya.
bocil pun baru notice kenapa mereka semua terlihat gelisah dan khawatir. bocil lupa menitipkan pesan kepada orang rumah, kalau bocil ingin melakukan perjalanan ke italy. tiba tiba dari arah belakang, ada yang memutar balik badan bocil secara paksa dan langsung mengayunkan tangannya ke arah pipi bocil.
'KEMANA SAJA KAMU DARI KEMARIN?GA ADA KABARNYA!KAMI SEMUA DISINI PANIK, KNP KM GAK BILANG BILANG DULI SIH?' bokap ngebentak bocil dengan nada tinggi dan terlihat dia sangat khawatir karena bocil pergi tanpa mengucapkan apa apa.
bocil pun menjawab pertanyaan ayahnya
"maaf yah, ma, kemaren bocil pergi gak bilang bilang, bocil pergi ke italy".
'HAH?ITALY?BUAT APA KAMU KESANA?'. bokap kaget bukan kepalang.
"hmm..aku..akuu..aku nyari permen yah disana, masalahnya permen yang aku cari di Indonesia udh ga ada, akhirnya aku mutusin untuk nyari keluar negeri, maafin aku ayah, ma..".
'APA?HANYA UNTUK SEKEDAR MENCARI PERMEN AJA KM SAMPE BELA BELAIN KE ITALY?ANAK MACAM APA KM?MENGHABISKAN UANG ORANG TUA AJA' terlihat bokap tidak menyetujui alasan gw tersebut.
'sudah lah yah, ga usah diambil pusing, yang pentingkan bocil sudah pulang sekarang, mungkin dia kecapean. biarin aja dia istirahat.' nyokap berusaha melerai pertengkaran bocil dan bokapnya.
bocil langsung bergegas menuju kamar dan agak menyayangkan perbuatannya yang lupa meminta izin kepada orang tua.
bocil senang bukan kepalang, walaupun bokap masih marah kepadanya karena pergi ke italy gak bilang2, namun ada permen yang menemaninya sekarang. seperti diawal gw bilang, permen itu bagaikan penyemangat buat gw. kemarahan bokap hanya untuk sesaat, tetapi kebahagian gw setelah menemukan permen itu kembali tak kunjung berkurang. seiring berjalannya waktu pun bocil semakin suka terhadap rasa permen tersebut. orang2 pun sudah memasang mindset dipikirannya masing masing. setiap ada bocil disana, mereka selalu menanyakan 'apa lo masih sering makan permen itu' gw pun dengan bangganya menjawab 'masih, masih banget'.sampai disuatu ketika, setelah 1 tahun 11bulan memakan permen kesukaan bocil tersebut, gw mengalami sakit gigi akut rasa nyeri disetiap sela sela gigi terasa sangat mengganggu. bocil memeriksakan dirinya kepada dokter gigi temen mama yg bekerja di puskesmas tempat dia bekerja. dokter gigi itu melarang bocil untuk memakan permen kesukaannya itu.karena hasil yang didapat setelah melakukan pemeriksaan terhadap gigi gw, ternyata glukosa yang berada di dalam permen itu yang membuat bocil sakit. akhirnya bocil memaksa dirinya untuk tidak lagi memakan permen tersebut.
hari hari bocil kembali tak beraturan. serasa ada yang menghilang dari kehidupan bocil. akhirnya bocil berusaha lagi untuk mencari moodbooster yg baru, agar dapat menggantikan posisi permen dalam kehidupan bocil. tanpa disengaja, bocil mencoba sebuah cupscake yang dibelikan oleh seorang sahabat. rasa yang dikeluarkan oleh sebuah cupscake mengingatkan sedikit kenangan bocil terhadap permen kesukaannya. namun, cupscake ini tidak semanis dan tidak mahal. dapat dibeli dimana saja. sehingga membuat bocil merasa nyaman. nyaman karena harga yang murah. tetapi hati bocil mengatakan 'ini bukan elo cil, lo masih terlihat murung. terbukti kalau lo masih belum bisa menemukan moodbooster lo yang sebenernya'.bocil bingung, kenapa perasaan ini tak seperti saat bocil memakan permen kesukaannya.
"cupscake enak sih, tapi sayangnya murah dan berada dimana mana, sehingga membuat gw cepet bosan akan rasanya"
bocil pun terus berusaha mencari cari moodbooster buat dirinya.udah 1 setengah tahun gw berusaha untuk mendapatkan moodbooster yang baru mulai dari spagetti, ice cream, sampai chiki balls pun ternyata ga ada yang bisa menandingin rasa dari permen kesukaan bocil tersebut dan percaya atau tidak, rasa dari permen tersebut masih menempel di lidah bocil sampai sekarang. bocil pun mulai bingung dan entah apa yang gw denger tapi gw mendengar bisikan kecil yang berbunya "cil, mungkin emang cuma permen yang bisa jadi moodbooster lo, dan lo harus ngerti sekarang rasanya ingin mencoba sesuatu yang udah ga bisa lagi lo rasain, gw tau lo masih suka kebayang akan rasa permen kesukaan lo kan?tapi mau diapain lagi" bisikan itu semakin lama semakin kencang ditelinga gw. akhirnyabocil pun menangis, menangis karena dia menyesal tidak dapat lagi merasakan rasa permen kesukaannya. sedih karena kehilangan moodbooster yang biasanya dapat membuatnya semangat dalam menjalani hari harinya.
setiap hari bocil rajin shalat dan berdoa kepada TUHAN yang masa esa agar sakit yang diderita akibat memakan permen terlalu banyak dihilangkan. dan tak lupa rajin menyikat gigi setelah atau pun mau tidur. agar ketahanan gigi gw kembali sempurna. Tuhan tau mana hambaNya yang benar benar meminta, dan tidak main2 akan doanya. bocil pun berusaha mencari sisa sisa permen yg masih tersisa didalam lemarinya..beruntung, permen kesukaan bocil masih tersisa satu buah. dengan memberanikan diri bocil pun mencoba membuka bungkusan dari permen tersebut, dan memakannya. perasaan yang telah lama pergi pun seakan kembali lagi. ternyata bisikan itu benar, yang bisa menjadi moodbooster bocil ternyata cuma permen ini. tapi sangat disayangkan sekali, masalahnya permen yang tersisda sekarang cuma satu buah. dan setelah bocil cari2 di jakarta, ternyata pabrik tempat permen ini dibuat ternyata sudah gulung tikar karena kebangkrutan yang dialami oleh perusahaan tersebut.
"Ya Tuhan, apa yang harus ku lalukan untuk mendapatkan moodboosterku kembali?apa aku harus berangkat ke italy lagi?Ya Tuhan, berikanlah jalanMu agar aku dapat kembali merasakan rasa permen yang selama ini telah menemaniku di setiap kondisi"
-sekian-