Seperti judul album "the changcutters - mencoba sukses kembali". sudah lama sekali bocil tidak bermain di taman bermain bersama ini. Apakah kalian semua sering berkunjung? walau hanya untuk lihat lihat?. Saya rasa tidak, seperti yang kita tahu niat membaca orang indonesia itu sangat kecil untuk membaca beritapun nampaknya berat sekali, apalagi membaca blog ini?
"sedang mencoba mengsinkronasikan otak sebelah kanan dan kiri"
Waktu menunjukkan pukul 2 dini hari, namun mata terasa sangat sulit terpejam. banyak pikiran yang selalu menghantuiku, mulai dari masalah keuangan yang sedang tiris, masalah dengan pacar yang belakangan ini sedang menunjukkan perilaku yang patut dicurigakan, masalah tugas di kampus yang menumpuk tidak karuan, dan masalah keluarga yang tidak akan pernah kunjung membaik.
"Apa yang salah dengan diriku? Kenapa tiba tiba begitu banyak masalah yang menghampiriku? Tuhan, saya mohon bantuanMu untuk membantuku menyelesaikan satu demi satu masalah yang sedang menghampiriku ini, aku tahu, Engkau maha membantu, Engkau maha mengasihi , aku butuh Engkau sekarang dan di hari hari setelah ini, amien." setelah kira kira 15 menit memanjatkan doa kepada sang khalik, bocil tertidur lelap.
Didalam mimpinya bocil memimpikan seorang yang mustahil ada di dunia. Bocil bermimpi tentang ibunya yang telah lama meninggal dunia. Beliau meninggal dunia karena kanker rahim yang dideritanya setelah melahirkan bocil. Bocil sekarang tinggal bersama ayah tercintanya yang sekarang sudah ditemani oleh istri barunya, yang menandakan bocil sekarang mempunyai ibu tiri. Sejak ibu tirinya tinggal serumah dengan bocil, sampai saat ini bocil belum bisa memanggilanya dengan sebutan ibu atau mama, bocil hanya memanggilnya dengan sebutan tante. Karena menurut bocil yang bisa dipanggil mama atau ibu itu adalah seseorang yang telah melahirkannya. Ditambah lagi rasa bersalah bocil yang membuatnya selalu merasa bersalah atas kematian ibunya yang membuatnya enggan untuk memanggil pengganti ibunya tersebut dangan panggilan ibu atau mama.
Mimpi indah tadi malam membuat bocil bangun kesiangan. Karena saking kangennya bocil dengan sang mama sehingga membuatnya begitu menikmati mimpi tersebut hingga tidak mendengar bunyi alarm yang sengaja dia pasang pukul 5.30 pagi yang biasa membangunkannya untuk melakukan kewajiban dipagi hari yaitu shalat subuh.
kriiiing..kriiiiiing...
"aduuuuh siapa sih yang pagi pagi buta gini telpon.."bocil mengeluh dalam hatinya.
"halo, siapa ni?ga tau waktu apa?"
"halo, siapa ni?ga tau waktu apa?"
"halo, ini gw ujo. ga tau apanya sih?lo kali yang ga tau waktu..ni udah jam 9 juga, setengah jam lagi kita masuk kelas tau."
"oohh, baru jam 9 juga, lo heboh banget. ada apa deh?HAH??JAM 9?GW SIAP2 KEKAMPUS DULU DEH..NNTI GW KABARIN LAGI YAAAH, treeeek..tut tut tut...belum sempat temannya menjawab apa yang di tanyakan olehnya, bocil telah menutup telponnya karena terburu buru.
tidak lama setelah itu handphone bocil pun berbunyi kembali,namun kali ini bukan sura telpon dari orang, namun suara yang menandakan adanya sms masuk.bocil pun langsung membaca pesan tersebut yang berisi:
cil, lo dimana deh?buruan kekampus. bahan presentasi kelompok kita ada di elo. hari ini kita presentasi. lo inget kan?tumbn banget sih lo telat!!!
bocil pun bergegas menuju kamar mandi untuk gosok gigi dan cuci muka karena tau masalah akan datang lebih besar lagi kalau dia terlambat datang kekampus. "bodo deh, ga mandi, ga mandi gw..daripada nilai presentasi dikurangi gara2 gw telat, kasian yang lain dong yang udah ngerjain cape cape dari kemaren." bocil menyalakan motor kesayangannya, dan langsung berangkat menuju kampus. beruntung letak rumah bocil dan kampus tempat kuliahnya tidak terlalu jauh. sehingga dalam waktu 20 menit bocil sudah berada di pelataran parkir motor. baru saja bocil memarkirkan motornya, tiba tiba handphonenya berdering kembali. menandakan ada telpon masuk.
"iya iya bentar, gw udah di parkiran ni..baru mau naik ke atas." kata bocil sambil tergesa gesa karena dia tau dirinya sangat bertanggung jawab atas semua kejadian ini.
"cil, lo...treeeek..tut..tut.." belum selesai temannya menjawab, bocil telah menutup telponnya.
"hosh..hosh..hosh..alhamdulillah..hosh hosh..akhirnyahss..sampai jga dikelas.shhh..jo, ni bahannya buat presentasi, dosennya blom datengkan?" bocil bingun melihat suasana kelas yang masih ramai, tidak seperti biasanya diam sunyi kalau sudah ada dosen.
"eh ciiil, td tuh gw mau ngasih tau elo. dosennya ga jd dateng. dia sakit, lg di rawat dirumah sakit. eh elonya udah main tutup telpon aja" kata ujo, sambil menahan ketawa karena melihat perawakan bocil yang belom mandi.
"hah?serius lo?ANJIIIIRR, percuma dong gw buru buru dateng ke kampus. pake acara ga mandi dulu lg td!!SINJING tuh dosen, udah berhasil membuat gw ketakutan setengah mati"
"lagian salah lo juga cil, makanya kalo ada orang telpon dengerin dulu sampe abis..sabaaaarrr, jangan main matiin aja..". ujo mencoba menenangkan bocil yang sangat kesal pada saat itu.
Belum apa-apa, hari itu bocil mendapat dua kesialan. Ga shalat subuh lah, datang ke kampus buru buru bela belain ga mandi karena takut terlambat, eh ga taunya dosennya ga ada. yang ada dipikiran bocil saat ini hanyalah kekesalan, mungkin kalau ada yang menyenggolnya secara sengaja atau tidak sengaja pada saat ini langsung dibacok. kayak acara dangdutan di daerah kumuh, ketika mereka sedang mabok dan menikmati irama para pemain dangdut dan ketika mereka sedang asik bergoyang namun ada yang sensitif dan emosi langsung di golba, baca: senggol bacok.
Irama bel kejayaan telah berbunyi, menandakan waktu belajar bocil pada hari itu telah selesai. waktu menunjukkan pukul 11.30 am. sambil menunggu waktu shalat zuhur, bocil menyempatkan dirinya untuk bermain kekelas pacarnya yang berada tidak jauh dari ruangan tempat dia belajar tadi. namun, ketika bocil sampai di kelasnya ternyata kelasnya sudah kosong. terpaksa bocil menunggu waktu shalat zuhur sendirian di musholah yang letaknya berada di dekat pelataran parkir motor. waktu berjalan menuju musholah, tiba tiba handphonenya berbunyi, menandakan adanya SMS masuk.
'yang, aku lagi di starmart ni sama genggongan aku..kamu dimana?aku td sempet nungguin kamu di samping kelas kamu, tapi kamunya kelamaan. jadi akuduluan deh. mau beli cadbury kesukaan aku dulu di starmart bawah'
bocil me- reply SMS tersebut
'oh yaudah, aku mau shalat zuhur dulu ni yang di musholah, kamu ga shalat dulu emangnya?'
ga lama SMS balasan dari pacarnya bocil pun masuk ke hp nya.
'enggak yang, kan aku udah bilang deh perasaan ke kamu kalo aku lg 'dapet''
Bocil merasa heran, karena dari kemaren dia tidak diberitahu akan keadaannya yang sedang 'kedatangan tamu bulanan' tersebut. Namun bocil mencoba untuk berfikir positif saja dengan apa yang telah di ucapkan oleh pacarnya. Memang belum lama bocil berpacaran dengan dia, sebut saja Cantik. Baru 2 bulan kami merajut hubungan asmara, Namun setiap tingkahnya cantik selalu membuat bocil bertanya "bener ga sih dia sayang sama gw?." karena di setiap kali bocil membutuhkan dia, dia tidak bisa menemani bocil, selalu saja pergi bersama genggongannya itu. Setiap kali bocil memperingati tentang bahaya merokok, dia lebih ingin mengikuti jejak teman2nya dia yang gemar merokok. Sedangkan bocil sendiri tidak merokok. Sedih memang, namun bocil sudah merasa sangat nyaman dan sayang dengan Cantik.
Bocil tak ambil pusing dengan kejadian barusan, bocil melangkahkan kaki menyusuri jalan menuju masjid yang sudah berada sangat dekat dengannya. Dengan perlahan, bocil melepaskan ikatan tali sepatu yang masih menyimpul rapi, membuka kaos kaki yang sudah rada sedikit bau, karena bocil masih menggunakan kaos kaki yang kemarin ia kenakan. Selangkah demi selangkah bocil merasakan dinginnya lantai musholah menuju tempat wudhu, tempat mengambil air suci untuk syarat sahnya sebuah shalat. Setelah selesai mengambil air wudhu, bocil langsung masuk ke musholah dan melaksanakan shalat zuhur berjamaah. Siang itu tidak sedikit mahasiswa dan mahasiswi yang melaksanakan kewajiban tersebut, isi musholah hampir penuh tidak seperti hari biasanya. Apakah mereka semua sudah menyadari kalau sebentar lagi akan terjadi kiamat? Apakah mereka sudah sadar akan kejamnya api neraka di akhirat nanti? hanya diri kita masing masing yang bisa menjawabnya.
Setelah selesai shalat dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bocil mengenakan kembali kaos kaki dan sepatu yang tadi dia lepas sebelum mengambil wudhu, bocil langsung mengeluarkan telepon genggamnya dan langsung menelpon ..
"telepon yang anda tuju sedang sibuk, silakan mencoba beberapa saat lagi, the number your calling is on the line, please try again later..tut tut tut..."
"lho?kok nomer telponnya cantik sedang sibuk sih?lagi telpon2an sama siapa sih ni orang?!." bocil sedikit merasa khawatir, karena belakangan ini sering sekali terjadi seperti itu.
selang beberapa menit, bocil mencoba menelpon cantik kembali.
B:"halo sayaaaang..." Bocil menyapa dengan lembut..
C:"iya sayang, kenapa?" Cantik menjawab pertanyaan dari bocil
B:"heh, td telpon lg sibuk?abis telponan sama siapa?"
C:"eh eh..enggak, tadi aku telpon mama supaya jemput aku"
B:"oohh, emangnya ga mau yah aku anterin pulang nanti?"
C:"ga usahlah yang, rumah kamu kan deket kampus, kasian kamunya bolak balik"
B:"yaelah yang, kgk napa2 daaaah"
C:"ah aku udah suruh mama aku jemput yaaang, gmn dong?lain kali aja yaaaah"
B:"yaudah deh, terserah kamu aja, kamu dimana skarang?"
C:"ak..aku..aku di jalan sekarang yang, mau ke senci bareng anak2"
B:"genggongan kamu?"
C:"iya yaaang, maaf ya..aku pergi td buru buru banget..soalnya aku diajak pergi sama mereka semua, dan mereka juga ga bawa cowonya koq yaaang, girl's time gitu yaaang"
B:"oh yaudah, terserah kamu aja..hati2 ya yang dijalan...love you..assalamualaikum". bocil langsung mematikan telponnya tersebut karena perbuatan cantik yang merubah mood bocil seketika.
C:"iya sayang, kenapa?" Cantik menjawab pertanyaan dari bocil
B:"heh, td telpon lg sibuk?abis telponan sama siapa?"
C:"eh eh..enggak, tadi aku telpon mama supaya jemput aku"
B:"oohh, emangnya ga mau yah aku anterin pulang nanti?"
C:"ga usahlah yang, rumah kamu kan deket kampus, kasian kamunya bolak balik"
B:"yaelah yang, kgk napa2 daaaah"
C:"ah aku udah suruh mama aku jemput yaaang, gmn dong?lain kali aja yaaaah"
B:"yaudah deh, terserah kamu aja, kamu dimana skarang?"
C:"ak..aku..aku di jalan sekarang yang, mau ke senci bareng anak2"
B:"genggongan kamu?"
C:"iya yaaang, maaf ya..aku pergi td buru buru banget..soalnya aku diajak pergi sama mereka semua, dan mereka juga ga bawa cowonya koq yaaang, girl's time gitu yaaang"
B:"oh yaudah, terserah kamu aja..hati2 ya yang dijalan...love you..assalamualaikum". bocil langsung mematikan telponnya tersebut karena perbuatan cantik yang merubah mood bocil seketika.
Akhirnya bocil menuju tempat dimana teman temannya berkumpul. dia memilih bersenang senang, berseda gurau dengan teman temannya dibanding harus memikirkan masalah yang baru saja menambah beban pikirannya. Disana bocil dapat tertawa, walaupun ga selamanya Bocil dapat tertawa lepas karena selalu khawatir akan letak keberadaan cantik. waktu menunjukkan puku 16.30, akhirnya teman temannya bocil memutuskan untuk pulang sebelum terjebak kemacetan. bocil bergegas menuju pelataran parkir motor untuk mengambil motor kesayangannya dan mengemudikannya secara hati hati. ditemani ipod yang selalu menempel di telinganya ketika mengendarai motor. Ketika bocil sedang berada di belokan jalan raya, TIIIIIINNNNNN..TIIIIIIIIIIIINNNNN, bocil kaget bukan kepalang. pada saat bocil ingin membelokkan motornya ke kiri, bocil lupa untuk menyalakan lampu sen ke kiri, karena bocil mengendarai motornya sambil melamun, terhanyut dalam alunan lagu love will tear us apart versi cover yang dibawakan oleh nouvelle vague.
Akhirnya Bocil sampai dirumah setelah kira kira 30 menit mengendarai motornya dari arah kampus. Setelah melakukan ritual mencuci muka dan ganti baju, bocil langsung mangambil air wudhuuntuk bersiap melakukan shalat ashar yang tadi tak sempat dilakukannya dikampus karena terlalu asik bermain bersama teman temannya. Setelah melakukan shalat ashar, bocil mencari dimana dia tadi meletakkan handphonenya. Ternyata hpnya berada didalam kantong celana yg tadi baru dia lepaskan. Melihat layar handphone terdapat 2 kali misscall dari Cantik dan 1 sms yang berisikan
"Yang, kamu kemana sih?aku telponin juga"
bocil me reply sms tersebut"Ya ampun sayang, aku baru selesai shalat ashar.ada juga kamu aku tungguin kabar kamu dr td ga ada kabar2nya sama sekali"
sms balasan dari cantik pun masuk"Iya yang, maaf aku lagi seru td nyari tempat duduk dimana bareng genggongan aku, yaudah, nnti kalo udah mau pulang aku kabarin kamu yah"
bocil membalas singkat"Yaudah, have fun"
Waktu menunjukkan pukul 18.30, seharusnya bocil melaksanakan shalat magrib namun bocil terlelap dalam tidurnya. Setelah dia mengirim sms terakhir dia memutuskan untuk tidur karena berkali kali mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari Cantik, dia pikir dari pada memikirkan masalah ini lebih baik tidur, mungkin setelah bangun pikirnnya telah kembali fresh.
Sekarang waktu menunjukkan pukul 21.30. Bocil sudah terbangun dri tidurnya yang lumayan membuatnya dapat berpikir dengan jernih. Namun selang beberapa menit, setelah bocil melihat layar handphonenya uang kosong tanpa ada misscall atau sms dr cantik. mood bocil kembali turun dan langsung menelpon ke cantik
"kamu dimana sih?ga ada kabar sama sekali..telpon ga ada, sms ga ada." bocil langsung mencecar cantik dengan beribu emosi dikepalanya
"aku masiiih disini yang, di portico bareng temen2 aku". Cantik menjawab dengan santai.
"mau pulang jam berapa?udah jam segini?"
"aku ga tau yang, aku pulang bareng sama nindhi" Cantik tidak bersemangat
"yaudah deh, kabarin aku kalo ada apa apa.."
"yaudah, dadah sayaaang. love u"
sekarang giliran Cantik yang buru buru menutup telponnya.
Aneh, ada yang ganjil disini, namun yasudahlaaah. Bocil memberikan kepercayaan penuh kepada Cantik namun perasaan khawatir Bocil semakin menjadi.perasaan jadi tak tenang, gelisah, entah apa yang harus bocil lakukan. Akhirnya bocil memutuskan untuk menyalakan komputernya untuk mengurangi rasa jenuh dan khawatir yang mulai menyerang bocil secara bersamaan.
Setelah beberapa jam didepan layar komputer, mencoba mengarungi dunia maya yang sangat luas, Bocil melihat jam menunjukkan pukul 23.05. dan bocil semakin heran kenapa Cantik belum sama sekali menghubunginya. Tiba-tiba handphonenya Bocil berbunyi menandakan ada yg menelpon, dengan sangat siggap bocil langsung menganggkat telpon yang berasal dari nomer yang tak dikenal itu.
P:"CIIIL, LO DIMANA?".
B:"gw dirumah, ni siapa?koq suara lo panik gini sih?"
P:"YAILAH, GW PUTRI....MENDING LO SEKARANG KESINI DEH"
B:"hah?ngapain?ada apa?!!jangan bikin gw panik dong. dari tadi gw dah panik mulu ni..sekali lg gw panik, bunuh aja sekalian gw dan jangan bilang ada apa apa sama cantik..."
P:"ITU DIAAAA CIIIIL, MENDING LO SEKARANG KE DAERAH GALUUUUH, GW GA NGOMONGNYA.LO LIAT AJA SENDIRI DEEEH"
B:"KENAPA?ADA APA SAMA CANTIIIK?PUT, LO JELASIN KE GW"
P:"YAUDAH MENDING LO KESINI SEKARANG!!!"
Tanpa pikir panjang bocil langsung bersiap-siap hanya dengan mengenakan celana pendek dan kaos oblong yang dikenakannya sejak tadi sore. saking terburu burunya Bocil sampai lupa membawa dompetnya. yang jelas jelas didalamnya itu terdapat STNK motor dan SIM C yang teramat sangat penting. Untung saja malam itu tidak ada razia dan setelah kira kira 1 jam perjalanan, Bocil pun sampai di galuh. Disana terlihat sosok Putri, Angel dan Farika yang sedang diobati oleh pacarnya. Bocil melihat sebuah tubuh tergeletak tak berdaya yang ditutupi oleh tumpukan jaket yang membuat Bocil curiga kalau tubuh tersebut adalah tubuh milik Cantik. Bocil menghampiri Putri secara perlahan sambil meneteskan air mata dan bertanya
"sebenernya ada apa sih?kenapa semua ini bisa terjadi?" Bocil tak kuasa menahan tangis.
"cil, lo yang kuat yah...". kata putri sambil merangkul gw sambil nangis.
bocil pun memberanikan diri untuk membuka tumpukan jaket tersebut.
"SUUUPPPRRRIIIIIISSSEEEEEEEEE, Happy Birthday ya sayaaaaang"
Bocil kaget bukan kepalang, dia lupa kalau hari ini adalah hari ulang tahunnya. Karena terlalu sibuk mengurusi masalah masalah yang sedang menghampirinya.
bocil pun langsung memeluk cantik dengan sangat eraaat,
"Makasih ya sayang, kamu udah buat aku takut setengah mati. Aku takut kehilangan kamu yang, makasih banget kamu udah suprisein aku kayak gini..Aku ga nyangkaaaaa bangeeeeeet!!!". Bocil yang tadinya menangis karena sedih sekarang berubah menjadi tangisan bahagia.
"Iya sayaaang, maafin aku belakangan ini aku bersikap aneh ke kamu..Karena aku mau kasih suprisein kamu kayak gini. Aku sebenernya ga ke senci tadi, aku lagi mempersiapkan skenario bareng anak2 yaaaang, bukan maksud aku mengenyampingkan kamu, tapi kalau gha ada mereka, suprise ini ga bakal bisa terjadiii" kata putri sambil memegang tangan bocil
"oh iya, makasih ya farika, putri angel dan bowo..gw ga nyangka banget gw bakal diginiin..maaf gw terlalu cengen tadi, tapi itu emng gw takut kehilangan cantik banget..eh ga taunyaaa malah dikerjain gw..." sambil mengejek Cantik.
Tidak semua apa yang digambarkan oleh logika kita itu benar, logika itu hanya gambaran gambaran kemungkinan yang bakal terjadi. Namun belum tentu terjadi, masih banyak kemungkinan yang akan terjadi. jadi janganlah kita mengambil keputusan dengan logika. pikir dengan hati, tenang dan rasakan.peace